Rabu, 02 November 2016


Assalamu`alaikum Bunda........
Apa kabar?Semoga semua sehat dan tetap bersemangat untuk terus mendampingi putra putri bunda.

Jaman sekarang tak ada anak yang tak kenal game,bahkan tidak sedikit yang lebih asyik ngegame daripada bermain lainnya.Para orangtua pun kadang merasa enjoy dan tidak khawatir ketika anaknya sibuk dengan game sampai berjam-jam.Kalo sudah demikian berarti orangtua secara tidak sengaja menyerahkan pengasuhan anak pada benda mati yang bernama "Komputer atau hp atau laptop dsb."
Pernahkan Bunda mengamati mengapa anak-anak begitu asyik dalam game nya?
Mari kita tengok sejenak ada apa di balik game,sehingga anak-anak begitu nyandu?
Game selain mengasyikkan juga memiliki beberapa karakter pendidik lho Bund...........
*Di dunia nyata mungkin seorang anak merasa tidak dihargai,sedangkan di dunia game anak bisa menjadi orang yang begitu dipuja.
*Mereka bisa menjadi apa saja yang mereka inginkan dalam dunianya sendiri.Menjadi Raja kaya,atau pengusaha ternak yang sukses,atau bahkan jadi pemimpin gank(Mafia) dan sebagainya.
*Game sangat menghargai pemainnya dengan pujian-pujian dan hadiah-hadiah.Bukankah ini karakter pendidik yang seharusnya dimiliki oleh setiap orangtua dan juga guru.
*Di sisi lain bila anak gagal maka game tidak pernah mencela anak bahkan memberi motivasi dengan  kalimat "coba lagi!" dan semacamnya.Sedangkan kita sebagia orangtua kadang justru membebani anak dengan keinginan kita,anak harus juara,harus dapat nilai seratus dan sebagainya,akan tetapi kita lupa memberi pujian atau hadiah,dan bahkan keika anak gagl.....kita tidak memotivasi dengan kata "COBA LAGI NAK" akan tetapi justru memaki dengan kata "BODOH".Suatu sikap yang SALAH BESAR.

Nah...Bund tampaknya KARAKTER PENDIDIK yang justru dimiliki oleh para GAME inilah faktor penyebab anak anak begitu gandrung dan nyandu GAME.

Lantas bagaimana sikap kita? Apakah anak-anak akan sepenuhnya kita serahkan dididik dalam dunia GAme yang mengasyikkan mereka? Sementara ada banyak bahaya yang mengancam di sana antara lain
1.Terganggunya sistem syaraf pada mata,karena pengaruh cahaya yang tajam dan akomodasi mata yang terus menerus.
2.Migrain atau Sakit Kepala jenis lain karena otak dituntut untuk berkonsentrasi dalam waktu lama,sehingga saraf otak menjadi sangat tegang.
3.Pembengkakan pada ibujari akibat gerakannya menekan stik dipengaruhi emosi.

Dan yang lebih bahaya lagi adalah
1.Pecandu Game biasanya malas melakukan aktivitas lain dan rusaknya hubungan sosial dengan keluarga dan orang-orang di sekitarnya.
2.Meningkatnya Agresifitas para pecandu game,permainan yang keras di dunia maya akan membentuk karakter anak-anak pecandu game ini.

Melihat dampak negatif yang sedemikian besar maka sudah saatnya para orangtua dan guru mulai mengambil tindakan.Berikut cara mengatasi anak yang kecanduan Game
1.Beritahukan kepada anak tentang dampak buruk apabila anak terlalu sering ngegame.
2,Berikan jadwal khusus dimana anak boleh bermain Game.
3.Dampingi anak ketika bermain Game,selain untuj mengarahkan anak agar memilih game yang positif juga untuk mendekatkan orangtua dengan dunia anak.
4.Kembangkan bakat anak dengan mengikutsertakan anak dalam les tertentu yang diminati anak,dengan demikian anak akan sibuk dengan bakatnya dan akan mengurangi kegiatan bermain game dengan sendirinya.
5.Perluas ruang bermain anak,sehingga kesempatan bereksperimen dan bereksplorasi  di dunia nyata lebih luas.Misalnya menyediakan arena berkebun,kolam ikan,kesempatan bermain di luar rumah seperti main sepak bola,berenang dan sebagainya.


Nah Bunda .....demikian tadi sedikit informasi yang bisa saya sampaikan tentang cara mengatasi anak yang kecanduan Game.Semoga bermanfaat..........Salam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar